Warga Masyarakat dan Publik Minta Inspektorat dan BPK Audit Ulang Hasil Pemeriksaan DD Telukjaya Tahun 2023 Bersumber APBN

GAYABEKASI.ID || KAB KARAWANG –Pasalnya dari beberapa uraian rincian telisik dan chekrichek tim media langsung diwilayah dan bersumber dari Data Rekapitulasi aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara (OM SPAN) dan OM SPAN merupakan aplikasi dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) terkait dengan laporan penyerapan dana desa (DD).

Teluk Jaya 2023 Tahun Pembaruan data terakhir pada : 9 Mei 2024 Rp. 983.508.000 tahap 1, 2 dan 3 pada pagu anggaran tahun 2023 seperti; Peningkatan Kapasitas PAUD Rp 25.200.000, Penyediaan Makanan Tambahan (PMT)) Rp 39.000.000, Penyertaan Modal BUMDes

Bacaan Lainnya

Penyertaan Modal Desa Rp 48.271.670, Pengadaan Seragam Kader KB Rp 400.000, Desa Lainnya Insentif KPM Rp 3.600.000, Pembangunan Saung KB
Rp 30.000.000, Kegiatan Seremonial Tk Desa Rp 19.681.240 Operasional Kader KB Rp 3.750.000,

Budidaya Tanaman Semangka Rp 100.415.118, Operasional Kader KB Rp 3.750.000, Insentif Kader KB
Rp 7.200.000, Operasional Posyandu DDS Rp 16.500.000. Diduga terjadi markup jumlah dan belum termasuk pada pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur yang ditengarai markup harga,

Serta adanya dugaan adanya indikasi perbuatan upaya mengelabuhi Pemerintah tentang Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Perdes dan Apbdes tahun berjalan (Perubahan) guna untuk meraup keuntungan demi memperkaya diri sendiri oleh oknum KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) yaitu Kades.

Menyikapi tentang maraknya dugaan korupsi dana desa Sekjend PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia) Bekasi diruang kerjanya mengatakan,” Sementara jika dikaji dari manfaat penggunaan dana desa memiliki tujuan yang jelas untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, pelayanan kepada masyarakat desa, pendapatan desa dan masyarakat,

Pos terkait