Puncak Acara Simposium Nasional Maklumat Raja Sultan, Datu, Penglisir, Kepala Suku, Pemangku Adat, Marga Seluruh Indonesia Agar Presiden RI Hadir

GAYABEKASI.ID | JAKARTA — Di sela acara Simposium Nasional Maklumat Raja, Sultan, Datu, Penglingsir, Kepala suku, Marga Pemangku adat Seluruh Indonesia yang diselenggarakan diHotel Grand Cempaka Jakarta Pusat,

Datu Juanda sebagai ketua LKPASI mengatakan sebagai keterangan pers bahwa acara ini terlaksana adalah menindak lanjuti adanya pertemuan Raja Raja dengan Presiden Republik Indonesia di Istana Bogor pada tanggal 4 Januari 2018 yang mana pembukaan acara pada tanggal 18 dan sebagai puncak acara 20 Mei 2022.

Dalam pertemuan dengan persiden Republik Indonesia (4/01/2018) Lanjut Juanda, ada empat hal yang disampaikan beliau kepada raja raja yaitu para Raja Raja mendaftarkan asset kerajaan yang dikuasai negara agar dipertimbangkan dan diberi konpensasi,

kedua dengan pendataan asset berupa Tanah agar dijadikan sertifikasi dan yang ketiga ialah agar diadakan program pengelolaan optimalisasi pengelolaan asset tanah dan keempat Regitalisasi keraton dengan pemugaran situs situs istana yang sudah rusak JelasNya.

Datu Juanda selaku Ketua LKPASI menambahkan bahwa apa yang disampaikan Presiden terkait pendataan asset kerajaan dalam empat poin itu ternyata Raja, Sultan memerlukan waktu sekitar 4tahun untuk menginventalisir di seluruh Indonesia dari periode 2018 sampai 2022 maka langkah kemudian Raja Raja membuat sebuah organisasi yang namanya LKPASI ( Lembaga komunikasi Informasi Pemantau Adat Seluruh Indonesia)

Bertujuan bagaimana untuk mewujudkan apa yang disampaikan Presiden pada pertemuan di istana bogor, yang memerlukan waktu selama 4 tahun sudah terealisasi yang kini data data tersebut sudah ada terdata dengan akurat melalui organisasi ini, Ungkap Datu Juanda.

Pos terkait